16 Desember 2014

Sumpit dan Sendok Antik dari China. Antique Chinese Chopsticks, Spoons, Forks.

Sumpit adalah alat makan yang berasal dari Asia Timur, berbentuk dua batang kayu sama panjang yang dipegang di antara jari-jari salah satu tangan. Sumpit digunakan di banyak negara di seluruh dunia untuk menikmati makanan khas Asia Timur.

Sumpit di dalam boks bergambar cerita kuno dari China.






Di beberapa negara Asia Tenggara, sumpit merupakan alat makan utama yang sama pentingnya seperti sendok dan garpu.
Di Indonesia, pilihan sendok-garpu atau sumpit disediakan di rumah makan yang menyediakan masakan Tionghoa, masakan Korea, masakan Jepang, masakan Vietnam, masakan Thailand... hingga penjual bakso dan mie pangsit.

24 November 2014

Furnitur Kayu Jati Kuno Berukir - Ancient Carved Teak Wood Furniture

Koleksi keluarga berupa furniture kuno siap ditawarkan bagi yang berminat. Semua mebel dibuat dari kayu jati berukir. Sebuah koleksi langka dan sangat berharga...

Sepasang meja kecil motif ukir A
Sepasang meja kecil motif ukir B
Sepasang meja kecil motif ukir C




Meja makan besar lengkap dengan 4 kursi

Selain meja ada juga Furniture atau meubel berupa rak pojok. Juga dibuat dari kayu jati berukir

Untuk merias diri cermin kuno kayu jati berukir ini bisa jadi pilihan.

Untuk menyimpan barang / pakaian lemari kuno berukir ini bisa dipertimbangkan...

Adapun untuk mempercantik ruangan, di samping fungsi lain silahkan dilihat dulu...



22 Juni 2014

Sabuk Emas dari Tahun 1870-an. Gold Belt Phoenix Motif.

Sebuah sabuk emas. Barang antik sangat langka. Berasal dari tahun 1870-an. A gold belt. Very rare, unique. From year 1870s.

Tampak dari depan / visible from the front
Panjang total. Total length 80,4 cm

Tampak dari belakang / it appears from behind
Berat total. Total weight 465,14 gram 


 informasi spesifikasi / information spesification



 Kepala sabuk
Tampak depan / visible from the front


 Kepala sabuk
Tampak belakang / it appears from behind


Untuk dikoleksi maupun untuk dijadikan hadiah, gift, souvenir, cinderamata, dll

08 Juni 2014

Batu Akik Bertuliskan Lafal Allah dan Batu Jamrud Kolombia

Batu akik unik dan langka. Kalau diamati bertuliskan seperti lafal Allah. "Tulisan" ini asli bukan hasil rekayasa.


 Batu akik kuning

 Ikat perak silih asih

Ditawarkan juga batu Jamrud Kolombia

07 Juni 2014

Batu Akik Bergambar Kepala Naga

Batu akik bergambar kepala naga.


Asli bukan rekayasa...


18 Mei 2014

Meja Ukir Relief 3D Rama Sinta

Sebuah koleksi langka: Meja berukir 3 dimensi. Sebuah relief menceritakan sepenggal kisah Rama dan Sinta.
Sangat cocok untuk para kolektor yang menginginkan eksklusivitas. Juga sesuai dijadikan gift atau hadiah atau cinderamata untuk para relasi istimewa.

 Panjang meja 145 cm, lebar 70 cm, tinggi 50 cm


 Alas meja dan kaki tidak menempel permanen. Alas bisa diangkat



04 April 2014

Relief Arjuna Wiwaha 3D pada Kayu Jati Utuh

Relief Arjuna Wiwaha dibuat di atas kayu jati utuh ukuran 245x185x5 cm


Arjuna Wiwaha berarti Perkawinan Arjuna”. Syair epis ini ditulis oleh Mpu Kanwa yg menurut dugaan, hidup pada zamannya Raja Airlangga, raja di Jawa Timur sekitar tahun 1019-1042. Sedangkan kakawin ini diperkirakan digubah sekitar tahun 1030.

Kakawin ini menceritakan sang Arjuna ketika ia bertapa di gunung Mahameru. Lalu ia diuji oleh para Dewa, dengan dikirim tujuh bidadari. Bidadari ini diperintahkan untuk menggodanya. Nama bidadari yang terkenal adalah Dewi Supraba dan Tilottama. Para bidadari tidak berhasil menggoda Arjuna, maka Batara Indra datang sendiri menyamar menjadi seorang brahmana tua.

Relief Arjuna Wiwaha bagian belakang
Mereka berdiskusi soal agama dan Indra menyatakan jati dirinya dan pergi. Lalu setelah itu ada seekor babi yang datang mengamuk dan Arjuna memanahnya. Tetapi pada saat yang bersamaan ada seorang pemburu tua yang datang dan juga memanahnya. Ternyata pemburu ini adalah batara Siwa.

Setelah itu Arjuna diberi tugas untuk membunuh Niwatakawaca, seorang raksasa yang mengganggu kahyangan. Arjuna berhasil dalam tugasnya dan diberi anugerah boleh mengawini tujuh bidadari ini.
Oleh para pakar ditengarai bahwa kakawin Arjuna Wiwaha berdasarkan Wanaparwa, kitab ketiga Mahabarata.

Kisah ini ternyata dibuatkan relief nya pada sebuah kayu jati utuh ukuran 245 x 185 x 5 cm, sebuah ukuran yang sangat langka dan fenomenal untuk sebuah kayu jati utuh. Karena langkanya maka MURI memberi sertifikat sebagai Relief Kayu Jati tanpa Sambungan Terbesar.



Silahkan 'klik' gambarnya untuk melihat lebih jelas dan detil.

01 April 2014

Pohon Jati 1000 Tahun di Gunung Tampomas

Sebuah pohon jati ditemukan tertimbun tanah sedalam 12 meter di tepi kawah Gunung Tampomas, Sumedang. Umurnya diperkirakan sudah mencapai satu milenium.


Pemeriksaan oleh Dinas Purbakala


Masih terdapat sisa debu dan pasir vulkaniknya
Salah satu dari 7 potongan
Salah satu dari 7 potongan
Semuanya ada 7 potongan

10 Februari 2014

Lemari Antik Ciho

Lemari Kuno Ciho dibuat dari kayu jati tua.

 Kondisi masih prima. Tinggi 180 cm, lebar 89 cm.

Bagian atas dan bawah bisa dipisah. Bisa diangkat bagian atasnya.

Kunci-kunci masih lengkap semua.
Bonus 4 guci antik Cina dan 2 mangkok antik Cina


09 Februari 2014

Relief 3D Rahwana vs Rama pada Kayu Jati

Sebuah relief 3 dimensi yang berisi cerita peperangan antara Rahwana dan Rama. Relief dibuat di atas kayu jati.
 Selama ini selalu diceritakan bahwa Rahwana adalah jahat, dan Rama adalah ksatria....

Padahal dalam cerita dikisahkan bahwa perlakuan Rama terhadap Sinta sangat tidak manusiawi, menyakiti, keji, bahkan mengusir Sinta ke hutan, ke pertapaan Walmiki.

Bandingkan dengan perlakuan Rahwana yang menempatkan Sinta di taman yang indah, dilayani dengan baik, dan diperlakukan dengan sangat halus.
Begitu pula dalam pertempuran. Rahwana dibela oleh ribuan prajurit Alengka. Hal ini sangat wajar karena Rahwana adalah raja Alengka.

Bandingkan dengan Rama yang dibela oleh tentara monyet pimpinan Sugriwa dan Hanoman. Padahal Rama adalah pangeran dari negara Ayodya. Mengapa bukan tentara Ayodya?...

Masih ada beberapa kejanggalan lain yang menunjukkan bahwasanya Rama sebenarnya tidak layak disebut sebagai seorang ksatria, tapi lebih layak disebut sebagai politisi licik, jahat, dan menghalalkan segala cara. Silahkan klik di sini untuk membaca kisah ini.

28 Juni 2013

Lukisan Karya Lee Man Fong - Paintings by Lee Man Fong



Lukisan Bangau karya Lee Man fong. Ukuran 60 x 35 cm.
                                   ------------------

Lee Man Fong lahir di Guangzhou, Cina, 14 November 1913. Lee Man Fong dekat dengan Bung Karno. Tergolong pelukis maestro sekelas Affandi. Lukisan Lee Man Fong sangat disukai Soekarno karena dipandang seperti ventilasi di tengah sibuknya revolusi. Pada tahun 1961, Lee Man Fong diangkat resmi menjadi pelukis istana dan warga Indonesia menggantikan pelukis sebelumnya, Dullah (1950-1960). Semenjak itu Man Fong bekerja untuk Presiden Soekarno dalam waktu empat tahun.

Di masa sekarang, lukisan Lee Man Fong semakin bernilai tinggi. Pada 2010 silam, Balai Lelang Sotheby Hong Kong melelang karya Lee Man Fong yang berjudul Bali Life dengan rekor US$ 3,2 juta. Harga yang sangat tinggi dan menjadikannya sebagai pelukis dengan karya termahal di kawasan Asia Tenggara.
 
Pada April 2011, Sotheby kembali melelang sejumlah mahakarya seni Man Fong lainnya, antara lain Doves atau Burung Merpati. Karya ini dinilai merupakan karya terbaik Man Fong karena dia jarang melukis dengan media kanvas dan terbiasa melukis diatas media hardboard. Selain itu karya seni juga berbeda dengan kebiasaan Man Fong yang menampilkan warna Asia dalam lukisannya.
Tahun lalu, lukisannya yang berjudul Fifteen Goldfish, terjual seharga Rp 16 miliar dalam lelang Christie’s di Hong Kong. Lukisan yang menggambarkan 15 ekor ikan emas hias itu dibuat pada 1940.

sumber: CekRicek

04 Februari 2013

Blue Safir Bergambar "Bung Karno" (Certified)

Salah satu Batu Mulia yang dikenal banyak orang adalah Batu Safir atau Shappire. Hal ini menandakan Safir bukan hanya sebagai Batu Mulia, tapi menjadi sesuatu yang sangat berharga di mata manusia. Batu Safir berdasarkan struktur mineralnya adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida, suatu mineral yang dikenal sebagai korundum. Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan. Batu Safir memiliki kekerasan yang cukup tinggi sebesar 9 skala Mohs (skala 10).
sumber: satrio74.wordpress.com

 Adapun Batu Safir milik teman kami ini adalah lain dari pada yang lain. Batu Safir ini memiliki keunikan khusus yang mengagumkan, yaitu adanya gambar "Bung Karno" di dalamnya. Unik, sangat langka, tiada duanya.


Gambar "Bung Karno" ini asli. Bukan rekayasa. Bukan sintetis. Sangat sesuai untuk kolektor yang berburu barang-barang unik dan super langka.


  Kami sertakan sertifikat yang menunjukkan keaslian itu...

silahkan klik fotonya untuk melihat lebih detil.

15 Juni 2012

Perang Baratayuda Dipahat pada Kayu Jati

Sebuah karya seni pahat tingkat tinggi. Pahatan 3 dimensi. Dipahat pada papan kayu jati. Ukuran 198 x 90 x 9 cm.


Kayu berukir ini dipahat oleh seniman Bali pada tahun 1960.


Relief ini menceritakan Perang Baratayuda antara keluarga Pandawa dan keluarga Kurawa.


Baratayuda adalah perang besar di Kurusetra, merupakan klimaks dari kisah Mahabarata, yaitu sebuah wiracarita terkenal dari India.




Baratayuda adalah sebuah naskah kakawin berbahasa Jawa kuno yang ditulis pada tahun 1157 oleh Mpu Sedah atas perintah Raja Jayabaya, raja Kerajaan Kediri. Sebenarnya kitab baratayuda yang ditulis pada masa Kediri itu untuk simbolisme keadaan perang saudara antara Kerajaan Kediri dan Jenggala yang sama sama keturunan Raja Erlangga. Keadaan perang saudara itu digambarkan seolah-olah seperti yang tertulis dalam Kitab Mahabarata karya Vyasa yaitu perang antara Pandawa dan Kurawa yang sebenarnya juga keturunan Vyasa sang penulis.


Kisah kakawin Baratayuda kemudian diadaptasi ke dalam bahasa Jawa baru dengan judul 'Serat Bratayuda' oleh pujangga Yosodipuro I pada zaman Kasunanan Surakarta. 


Di Yogyakarta, cerita Baratayuda ditulis ulang dengan judul 'Serat Purwakandha' pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono V. Penulisannya dimulai pada 29 Oktober 1847 hingga 30 Juli 1848.

silahkan klik fotonya untuk melihat lebih detil.
sumber tulisan: Wikipedia